Wikileaks Indonesia

Berdasarkan penelusuran “PRLM”,Senin (13/12), saat ini sudah ada 9 dokumen yang disiarkan di sana, yang rentang waktu pembuatannya antara 1960-an sampai dengan 2009. Kesembilan dokumen tersebut, diantaranya adalah: Laporan Tim Kerja Kasus Munir di Paripurna DPR, Hasil Audit BPK atas Lumpur Lapindo, Laporan Kedubes Amerika Mengenai Timor Timur, Transkrip Soeharto-Gerald Ford, Laporan Akhir TPF Kasus Meninggalnya Munir, dan Hasil Visum Korban G30S.

Tetapi yang ingin saya bahas tentang pembocor spesialis rahasia diplomatik, WikiLeaks, menampilkan informasi yang menyinggung Indonesia. Kali ini, informasi itu menyinggung bahwa Yudhoyono terlibat dalam praktek korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan, sehingga merusak reputasinya sebagai tokoh yang bersih dan reformis. Selain itu juga SBY dituduh telah memanfaatkan lembaga Intelijen untuk memata-matai beberapa lawan politiknya, dan, sedikitnya dalam satu kesempatan, seorang menteri senior di kabinetnya. Data yang dimiliki oleh Wikileaks yang diklaim milik diplomatik Kedubes AS juga ternyata menganggap bahwa Jusuf Kalla yang pada saat itu menjabat sebagai wakil presiden RI telah membayar jutaan dolar untuk memimpin partai politik terbesar di Indonesia, Golkar, pada kongres Desember tahun 2004 lalu. Sejumlah pejabat dan mantan pejabat Indonesia pun turut disinggung, diantaranya mantan Wapres Jusuf Kalla, Ketua MPR Taufiq Kiemas, hingga Ibu Negara Ani Yudhoyono. Kedubes AS pun menyebut penasihat presiden, TB Silalahi, sebagai salah satu informan berharga. hal-hal yang dilaporkan di artikel itu bukan saja tidak berdasarkan fakta tapi juga bertolak belakang dengan keadaan Indonesia dalam sepuluh tahun terakhir. “Dalam masa itu, Indonesia berhasil memajukan demokrasi, memberantas korupsi dan menegakkan Good Governance. Tetapi Indonesia membantah itu semua dan menyampaikan protes keras ke pemerintah Amerika Serikat atas laporan WikiLeaks yang dimuat surat kabar Sydney Morning Herald dan The Age. “Kami tidak saja menyampaikan protes keras tapi minta penjelasan dan klarifikasi mengenai laporan yang dimaksud. Diharapkan AS menyampaikan penyesalan mengenai hal iniBocoran WikiLeaks itu diklaim oleh suatu surat kabar Australia, The Age. Dalam edisi Jumat, 11 Maret 2011, koran itu menampilkan judul yang besar pada halam depan, “Yudhoyono ‘Abused Power’: Cables accuse Indonesian President of corruption.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: